Penyedia Yang Sama Kuasi Paket Milyaran Proyek Konstruksi Via E-Katalog di Dinas PUPRKP Babel,Ketua Mabesbara Kecam Keras
Provinsi Bangka Belitung
Tim9Jejakkasus.com – Pangkalpinang Pola pengadaan proyek konstruksi melalui metode E-Purchasing pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai menjadi perhatian publik.
Berdasarkan data realisasi anggaran Tahun 2026, sejumlah pekerjaan konstruksi bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah diketahui dilakukan melalui mekanisme E-Katalog 6.0 atau E-Purchasing. (11/05/2026)
Nilai total paket yang terpantau mencapai lebih dari Rp23,5 miliar dengan total 36 paket pengadaan.
Sorotan utama tertuju pada pekerjaan konstruksi yang menggunakan metode E-Purchasing dengan penyedia yang muncul berulang pada sejumlah paket.
Berikut rincian paket-paket yang menjadi perhatian publik:
## Penyedia: MAHARANI
### 1. Penyediaan Prasarana Jamban Sehat Untuk Pemicuan PHBS, Percepatan ODF, dan Intervensi Penurunan Stunting di Kabupaten Bangka Selatan
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 2.388.144.518
* Status:
ON PROCESS
### 2. Penyediaan Prasarana Jamban Sehat Untuk Pemicuan PHBS, Percepatan ODF, dan Intervensi Penurunan Stunting di Kabupaten Bangka Barat
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 1.186.852.617
* Status:
ON PROCESS
### 3. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Selatan
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 401.838.551
* Status:
ON PROCESS
### 4. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Tengah
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 391.053.000
* Status:
ON PROCESS
### Total Paket MAHARANI:
## Rp 4.367.888.686
## Penyedia: KHAIRUNNISA
### 1. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kota Pangkalpinang
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 1.044.315.675
* Status:
ON PROCESS
### 2. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Selatan
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 473.868.990
* Status:
ON PROCESS
### 3. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Tengah
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 314.019.000
* Status:
ON PROCESS
### 4. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Dalam Komplek Perkantoran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 226.689.750
* Status:
ON PROCESS
### Total Paket KHAIRUNNISA:
## Rp 2.058.893.415
## Penyedia: MANDIRI JAYA
### 1. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Tengah.
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi.
* Nilai:
## Rp 918.723.355
* Status:
ON PROCESS.
### 2. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Barat.
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 889.111.521
* Status:
ON PROCESS
### Total Paket MANDIRI JAYA:
## Rp 1.807.834.876
## Penyedia: ARTA MEGAH LESTARI
### 1. Pengadaan Interior Kantor Kejati
* Jenis:
Barang
* Nilai:
## Rp 996.952.050
* Status:
ON PROCESS
### 2. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Barat
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 386.280.000
* Status:
PAYMENT OUTSIDE SYSTEM
### Total Paket ARTA MEGAH LESTARI:
## Rp 1.383.232.050
## Penyedia: PUTRA BANGKA BERJAYA
### 1. Pemeliharaan Rutin Jembatan Provinsi di Pulau Bangka
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 400.549.039
* Status:
ON PROCESS
### 2. Penanganan Rutin Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Bangka Barat
* Jenis:
Pekerjaan Konstruksi
* Nilai:
## Rp 384.948.000
* Status:
ON PROCESS
### Total Paket PUTRA BANGKA BERJAYA:
## Rp 785.497.039
Ketua Mabesbara Bangka Belitung, Edi Muslim, mengatakan pola pengadaan seperti ini harus menjadi perhatian publik karena sebagian besar pekerjaan fisik strategis dilakukan melalui E-Purchasing.
“Publik perlu mengetahui bagaimana mekanisme pemilihan penyedia pada proyek-proyek bernilai besar ini. Karena masyarakat selama ini memahami pekerjaan jalan dan konstruksi identik dengan tender terbuka,” ujarnya.
Menurut Edi Muslim, penggunaan E-Purchasing memang diperbolehkan berdasarkan regulasi pengadaan terbaru. Namun ketika penyedia yang sama muncul berulang pada sejumlah paket konstruksi bernilai besar, maka wajar jika muncul pertanyaan di masyarakat.
Mabesbara menyoroti beberapa hal penting, antara lain:
* Mengapa proyek konstruksi bernilai miliaran lebih banyak menggunakan E-Purchasing?
* Apakah seluruh penyedia memiliki kesempatan yang sama?
* Bagaimana mekanisme penentuan penyedia dalam katalog?
* Apakah harga yang dipilih benar-benar paling efisien?
* Bagaimana pengawasan kualitas pekerjaan di lapangan?
* Apakah pekerjaan yang dibagi per wilayah memiliki keterkaitan satu sama lain?
Selain itu, Mabesbara juga menyoroti adanya status:
## “PAYMENT OUTSIDE SYSTEM”
pada salah satu paket pekerjaan jalan.
Menurut Edi Muslim, kondisi tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak memunculkan persepsi negatif di masyarakat.
“Kalau memang semua sesuai aturan tentu tidak masalah. Tetapi penjelasan ke publik tetap penting agar tidak muncul dugaan-dugaan liar,” katanya.
Mabesbara juga meminta:
* Inspektorat,
* BPK,
* dan aparat pengawas lainnya,
melakukan pengawasan terhadap:
* kualitas pekerjaan,
* volume fisik,
* spesifikasi teknis,
* serta pelaksanaan proyek di lapangan.
“Yang paling penting bukan hanya administrasi pengadaan, tetapi hasil fisiknya benar-benar sesuai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Edi Muslim.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait penggunaan metode E-Purchasing pada pekerjaan konstruksi tersebut.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.
Jurnalis, Maulana.














Komentar